DUA SAJAK TENTANG BULAN
Sore hari :
bagai uang logam ratusan
bersinar-sinar di tangan
kutimang dan kutawar
hargamu; dewi malam yang molek
kucumbu kau di ambang pintu
hampir pagi :
bangkai kunang-kunang lengket di situ
lonte tua yang pucat
semalam suntuk tak laku dijual
jangan gusar
kuintip kau dari jendela wc.
Jakarta, 4 – 9 – 74