JEMBATAN GANTUNG

28/12/2011 at 15:58 (puisi)

Di atas ciliwung aku terkejut
jadi benar kulitku tidak secoklat
arus di bawah itu
lebih tua
lebih hitam
akupun bersimpangan dengan
laki-laki dan perempuan
mereka diam
dan aku juga terus berjalan
wah
jadi kalau begitu
kulitku lebih kotorĀ  dari
lumpur yang coklat di bawah itu
lebih jahat dari kawat
yang merusak logam
kawat-kawat jembatan ini.

Jakarta, 6 – 9 – 74

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.