BULAN OKTOBER DI SEBUAH DESA DI TIMOR TIMUR

13/10/2010 at 12:26 (puisi)

I.  hujan belum juga mau turun
di sebuah ruangan 6 x 10 meter
beratap seng
berdinding triplek
udara sangat panas
debu
serutan kayu
serbuk gergaji
paku-paku
pukulan palu
keringat
di ruangan itu seorang ibu
menuangkan teh
ke dalam cangkir suaminya
di antara tumpukan kayu
di antara pukulan-pukulan palu
ibu itu menyendok gula
lalu mengaduknya
dia bangga
dulu, 2.000 tahun yang lalu
Maria, ibu Jesus
juga melakukan hal yang sama
menuang anggur
di cangkir suaminya
di antara tumpukan kayu
di antara pukulan-pukulan palu.

II.  awan mulai kelihatan
namun hujan masih saja enggan datang
rumput-rumput mengering
batang cendana meranggas
langit itu biru
tapi menyilaukan
di sebuah gubuk
berukuran 4 x 6 meter
bertiang bambu
beratap ilalang
beberapa ekor sapi dan domba
mengunyah jerami
di atas tumpukan kotoran
urine
lalat
udara yang panas
siang itu seorang ibu
menuangkan seember air
ke tempat minum
sapi dan domba-domba itu bangkit
lalat beterbangan
bau amoniak merebak

aroma jerami busuk menusuk
namun ibu itu tak terganggu
dulu, 2.000 tahun yang lalu
Maria, ibu Jesus
pasti mencium aroma yang lebih kuat
yang lebih tak menyenangkan
di sebuah gua di kota Betlehem
dalam cuaca malam gurun yang dingin
ketika akan melahirkan anak tunggalnya

III.  meskipun cuaca tetap panas
kadang-kadang hujan sudah mulai
membasahi bukit-bukit itu
di sebuah kuburan
gundukan tanah yang masih baru
sebuah salib kayu sederhana
taburan mawar dan pacar cina
ibu itu berdoa
kepalanya menunduk
tangannya mendekap dada
di bawah gundukan tanah ini
anak laki-lakinya
yang masih sangat muda
telah berdarah dan terbujur kaku
luka-luka
tapi ibu itu tak lagi menangis
tak ada yang perlu disesalkan
tak ada yang mesti diratapi
ibu itu menyeka keringat
dengan ujung selendangnya
dulu, 2.000 tahun yang lalu
Maria, ibu Jesus
pasti jauh lebih berduka
pasti jauh lebih terhina
daripada dirinya
ketika menyaksikan
anak laki satu-satunya
luka-luka
berdarah
lalu terbujur kaku
di pangkuannya.
***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: