SAJAK TRANSMIGRAN II

17/01/2011 at 13:53 (puisi)

dia selalu singkong
dan terus-menerus singkong
hari ini singkong
tadi malam singkong
besuk mungkin singkong
besuknya lagi juga singkong
di rumah sepotong singkong
di ladang seikat singkong
di pasar segerobak singkong
di rumah tetangga sepiring singkong
enam bulan lagi tetap singkong
setahun lagi tetap singkong
sepuluh tahun masih singkong
duapuluh tahun makin singkong
dan limapuluh tahun kemudian
transmigran beruban
sakit-sakitan
mati
lalu dikubur di ladang singkong
1983

Iklan

14 Komentar

  1. purwatiwidiastuti said,

  2. Rica said,

    ,aPpa aRti singKong daL puiSi sajaK tRansmigraN II?

    ,aPpa maKna kaLimat sepULUh tahuN MASIh siNgkoNg daN duA puLuh taHun masiH siNGkoNg?

    ,aPpa teMa puisi iTtu?

    ,aPpa yG iNgin disampaikaN peNuLis meLaLui pUisi iTtu?

    • Ihsyam said,

      Singkong dalam puisi tersebut melambangkan apa?

  3. F. Rahardi said,

    Rica,
    Singkong dalam sajak Transmigran II, berarti singkong secara harafiah (ubi kayu, ketela pohon). Makna kalimat sepuluh tahun masih singkong adalah, petani yang menanam singkong akan tetap miskin, walau telah puluhan tahun bertani. Puisi ini bertemakan sosial, saya ingin menyampaikan pesan keberpihakan saya kepada kaum miskin.
    Terimakasih atas perhatian Anda
    F. Rahardi

  4. beni said,

    ko kaya puisi nya chairil anwar mas?

  5. Kang Cecep said,

    FH: “saya ingin menyampaikan pesan keberpihakan saya kepada kaum miskin”

    mana bisa begitu?

    Orang enggak akan bisa mengambil pesan “keberpihakan” dimaksud cuma dengan satu-dua kata mati yang ditulis, apalagi bukti kalau pengarangnya berpihak benar kepada para petani, jangankan terlibat langsung bersama mereka di sana!
    Bahkan “sajak” ini enggak konsisten, bertele-tele, apalagi larik akhirnya basi! Lihat saja serba singkong. Dibilang sajak juga orang banyak masih sangsi.

    Orang yang baca cuma dapat menarik kesimpulan, “sajak” itu dibuat dengan pengolahan kebahasaan yang dangkal, kalau enggak dibilang pola pikir penyairnya memang enggak mampu untuk mengolah! Ini kan bukan “keberpihakan”, tapi “kebohongan nyata”? Lalu apa maksudnya pakai ngaku “keberpihakan” segala, tanpa bukti atau daya puitik? Itu kan jelas bukan pesan!

    Dasar riya!
    Baru sok buat sajak sedikit, ngomongnya sudah setinggi langit!

  6. Resti Lestarini said,

    Wah, nice poem… Mudah dimengerti maksud/makna puisinya.
    Ini puisi buatan asli Om, ya?
    Klau iya, berarti Om ni sastrawan donk???

    • F. Rahardi said,

      Sajak Transmigran II itu karya saya (asli), saya tulis tahun 1983, saat umur 33 tahun. Saya memang diberi predikat sasterawan oleh media massa dan lembaga-lembaga yang berkompeten.

  7. anita said,

    parafrasakan puisi sajak tranmigran itu ap

  8. Ibnurusid said,

    Ap makna dari puisi transmigran 2

  9. Rizky Andre Gunawan said,

    Parafrasakan puisi sajak transmigran II tersebut itu apa ?

  10. nurjannah said,

    bagaimana parafrasenya itu

  11. imma rhisma said,

    apa parafrasa puisi sajak transmigran 2 om ??

  12. hendrian said,

    hidup yang sperti apa yang dimaksud dengan kata singkong, mereka melarat atau sederhana ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: