MENIKMATI UDARA PAGI DI DESA

26/04/2011 at 14:37 (puisi)

dari desa yang jauh itu
datanglah suara ayam jago
nyaring dan panjang
menyusup di sela-sela daun singkong
mula-mula hanya ada satu suara ayam jago
lalu disusul satu lagi
tak lama kemudian suara ayam jago itu
berdatangan dari mana-mana
lalu ditindih bunyi tekukur
jauh di atas pohon johar.

udara pun gemetar
penuh dengan bunyi-bunyian unggas
dan serangga
aku pun melangkah perlahan-lahan
dengan sangat hati-hati

tanah becek
udara lembap tapi jernih
terasa dingin tatkala menyentuh bulu-bulu
hidung
terasa ada uap embun yang pelan-pelan
mengendap di pelipis di ubun-ubun
dan di bibir.

rumputan basah
daun-daun basah
bau bunga pinang yang harum
mengapung dan hanyut
terbawa arus udara
yang pelan sekali bergerak
menggoyangkan ranting-ranting
aku tetap melangkah dengan sangat hati-hati
menikmati udara pagi.

Cisarua, 1987

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: