PAGI

17/06/2011 at 15:26 (puisi)

mula-mula Tuhan mengoleskan kuas merahnya
di cakrawala; kemudian
garis-garis kuning diturunkan dari langit
seperti ada janji di sini
bukan janji setia dalam kamus-kamus cinta
yang biasa mengitari dompet harta
ini janji semesta kepada manusia
terasing dari kepalsuan-kepalsuan
dengan kabut melayang-layang cemas
dan embun pun sangat gelisah
pantai-pantai masih dingin; kota-kota masih sepi
pegunungan mulai dipanggungkan
sedikit-sedikit layar disingkapkan
percayalah; pasti
pesta akan dibuka dengan segera.

(Basis, no. 2 – 1972)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: