CEMARA-CEMARA CIJANTUNG

02/03/2012 at 16:42 (puisi)

mengertikah kau
kalau aku sendirian kali ini
tidak aku belum sempat beristri
sebab senja yang coklat begitu cepat merayap
hari ini
nampak jelas olehku
dari tempat ini; barak-barak tentara
menyalakan lampunya
jalan-jalan diperiksa
makin sepi rasanya

di atas merah warna tanah
rumput-rumput liar menjalar
dan batang-batang yang kokoh tertancap di situ
tidak; aku hanya sendirian saja
di senja yang coklat ini.

Jakarta, 4 – 9 – 74

Iklan

2 Komentar

  1. Steve Elu said,

    Wah…..Mas Rahardi…saya tidak bisa menangkap apa maksud puisi ini, apakah pengalaman kesendirin menikmati alam, atau ada yang lebih jauh dari ini????

    • F. Rahardi said,

      Ini pengalaman pribadi, saya tulis saat usia 24 tahun. Puisi ini pernah dimuat di Majalah Horison.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: