TERCIUM BELUM

02/03/2012 at 16:48 (puisi)

sesampai di tungkai darahku rokok
napasku mengepul dan
detak mataku meretap
panas, panas
bau sorga, bau neraka
bau tuhan, bau setan
sesampai di mata tercium napasku
yang lepas yang bergegas
yang jangan
jangan!

1978

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: