KAIN SARUNG SEORANG MALING

27/04/2012 at 15:07 (puisi)

dari atas puncak bukit
maling itu mengibaskan selembar kain sarung
uap dan debu ajaibnya mengapung di udara
lalu mengendap di pelupuk mata seluruh
penduduk desa
ayam jantan yang biasanya berkokok sekarang
diam saja
kepalanya dia sembunyikan dibalik lipatan
sayap yang hangat
kodok yang biasa berbunyi-bunyi di empang
dan selokan
sekarang cuma ngumpet di dekat seonggok tahi
kerbau
angin yang biasanya meniup dan
menggoyangkan daun dan ranting
dan cabang pohon-pohon
sekarang cuma diam saja tak berbunyi
tak bergerak-gerak
radio juga tak berbunyi
tivi juga mati
lampu-lampu padam
seluruh desa telah terkubur di bawah kibaran
kain sarungnya
para hansip sudah mendengkur di pos kamling
hanya tujuh ekor anjing yang masih gelisah
berseliweran
tanpa berani menggonggong

maling itu lalu batuk-batuk dengan suara
sangat keras
suara batuk adalah tes
untuk menguji pengaruh sarung gaibnya
kalau desa itu tetap terlelap
berarti kain sarungnya telah bekerja
dengan sempurna
kalau ada yang membalas batuk-batuknya
berarti khasiat kain sarungnya sudah mulai
luntur

ternyata desa itu tetap saja sepi
maling itu lalu mencari-cari sasaran
seminggu yang lalu dia sudah melacaknya
sebuah rumah besar berdinding tembok beratap
genteng
dan di halaman rumahnya yang luas
berdiri dengan tegak pohon sawo dan kelapa
sekarang seluruhnya berwarna hitam karena
gelap
seluruh penghuni rumah itu sudah rapi
terbungkus kain sarungnya
ayam sudah mendengkur
itik sudah terlelap
kambing tak lagi mengembik atau makan
rumput
perkutut sudah kecapaian manggung
sapi-sapi telentang dalam kandang
keluarga besar dalam rumah itu telah tertindih
kantuk yang berat
dan kain sarung itu tetap berkibar-kibar
dalam gelap.

Jakarta, 1988

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: