TUHAN MENCIPTAKAN ORANG KAYA UNTUK MENJADI SASARAN PARA MALING

27/04/2012 at 15:24 (puisi)

tuhan menciptakan orang kaya
untuk jadi sasaran para maling
harta orang kaya adalah rejeki para maling
yang harus segera dirampas dengan diam-diam
pada saat pemiliknya terlelap

hanya orang kayalah yang sah dibobol
rumahnya
dan dijarah harta bendanya
adapun orang-orang miskin
yang rumahnya senantiasa bocor
yang baju dan celananya ditambal-tambal
yang matanya senantiasa penuh harap itu
sama sekali tak pantas untuk dijadikan sasaran
biarlah mereka aman dan tenteram
dengan segala kemiskinannya
biarlah perut mereka selalu keroncongan
biarlah mereka diterpa angin jahat
yang masuk menembus celah-celah dinding
rumahnya
yang dibuat dari bambu lapuk itu
biarlah keluh-kesah mereka menumpuk sampai
menyenggol
atap rumahnya
yang telanjang tanpa langit-langit itu
biarlah doa-doa mereka dicatat para malaikat
lalu diarsip
tanpa perlu disampaikan ke hadirat tuhan
kemiskinan memang layak untuk dilestarikan
sebab kalau semua orang jadi kaya
para maling akan kerepotan menentukan
sasaran

di desa, orang akan disebut kaya kalau istrinya
dua
di kota, orang baru akan dibilang kaya kalau
rumahnya lima
di desa orang akan disebut kaya kalau anaknya
limabelas
di kota orang baru akan dibilang kaya kalau
pembantunya duapuluh
perut orang kaya tak boleh dibiarkan
keroncongan
begitu muncul sedikit rasa melilit
makanan harus segera disodorkan
tubuh orang kaya rata-rata gemuk dan
berlemak
mereka tak tahan tidur di lantai atau
bangku kayu
tempat tidur mereka harus diganjal per
dan kalau orang kaya sedang mendengkur
tak boleh dibangunkan dengan sembarangan
tidak boleh

tuhan menciptakan orang kaya
supaya para maling bisa tetap melestarikan
profesinya
dengan sangat leluasa
di malam yang dingin
di saat hujan berkepanjangan
di saat kodok dan nyamuk saling kejar-kejaran
di saat seperti itulah orang-orang kaya
memberikan kesempatan pada para maling
untuk mengayunkan linggisnya
mendongkel jendela rumahnya
masuk ke dalam kamarnya
lalu mengangkut harta bendanya
yang memang sudah sejak lama disediakannya
dan paginya pak RT akan menerima laporan
para hansip berdatangan
dan polisi akan segera menyiapkan pistolnya
untuk menembak jejak si maling.

Jakarta, 1988

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: