BAYI TABUNG

14/05/2012 at 16:31 (puisi)

dulu, tangan Tuhan berlepot lumpur dan
tanah liat
waktu Ia mencipta Adam
jadilah, maka Adam pun lalu bernafas
mengucak-ucak mata, bangun dan celingukan
konon, detik itu juga Adam lantas kesepian

dulu, tangan Tuhan berlepot keringat
tatkala Ia mencipta Hawa
dari tulang iga yang dicongkel dari dada Adam
Tuhan pun bersabda : jadilah
maka Hawa pun menjelma jadi wanita elok dan
sexy
meski tanpa make up sama sekali
meski tanpa kain selembar pun alias telanjang
bugil

dulu waktu anak-anak Adam tercipta
apa yang berlepotan?
cinta? nafsu? iseng-iseng?
pantat? syahwat?
Tuhan tak lagi menjawab
Tuhan marah besar dan firdaus ditutup
Adam dan bininya dideportasikan ke bumi
kedinginan, ketakutan, sengsara
dan setan lalu merangkulnya dengan
sangat mesra

dulu waktu kau tercipta
apa yang berlepotan?
gorden? kain sprei? tikar pandan?
kentut?
bersin? air ludah?
airmata atau ingus?
Tuhan tetap tidak menjawab
taman firdaus sudah sempurna disegel
surga dijaga ketat para malaikat
dan kau hanya bisa masuk ke sana
setelah punya paspor, visa, surat vaksin
keterangan berkelakuan baik
dan segala tetekbengek administratif lainnya
termasuk tiket
hidup makin susah

sekarang waktu bayi tabung dibikin
apa yang berlepotan?
peralatan canggih?
otak yang encer?
pispot, kulkas, roket
kode etik, air kencing, sperma,
ngeloco, kondom atau gay?
Tuhan tetap tak sudi menjawab meski
sebenarnya
sangat sebel dan keqi
dia buka sedikit pintu surga
dan dilemparkannya bibit AIDS.

Jakarta, 1989

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: