BALLADA SEBUAH PESTA

10/09/2012 at 16:08 (puisi)

I. bunga-bunga api barangkali
yang memercik dari matamu
sepeser demi sepeser keluar dan buyar
seluruh masa mudaku telah kupertaruhkan
demi kecantikan tubuhmu matamu galak sekali
dara manis liurku tergiur
pada suatu senja pada sebuah pesta
angin bergulungan dan bunga-bunga
di halamanmu
bergoyang-goyang
aku telah datang sekedar
ingin menyampaikan salam
di hari kelahiranmu bolehkah
aku tidak membawa apa-apa
aku tidak punya apa-apa
jangan salah duga
kedatanganku adalah bulan yang bersamaan
menaburkan rahmatnya di atas pohon-pohon
rumahmu terang-benderang
makin lama matamu makin tajam
dan akupun menyerah
sesudah terlaksana segala pesta
rumahmu kembali sepi
dan gerimis menghunjam
seluruh tubuhmu basah-kuyup dan gemetar
aku lelah sekali menciummu
tuhan telah melampiaskan dendamnya
akupun terkapar di tanah
letih sekali.

II. kurasakan makin lama matamu makin dalam
dan sedikit demi seikit keleluasaanku kau tawan
pada suatu pesta lagi
duka di atas mataku
bunga-bunga api dari matamu
kau katakan pesta bukan diperuntukkan
bagi malaikat-malaikat yang murung
tuhan terlalu lelah bertitah
bahwa aku dan kau mesti berkembang biak
sepantasnya – baiklah bergermbiralah atau enyah
kamu telah menguliti hatiku
selesaikanlah pestamu menurut rencana
dengan siapa saja
aku ngantuk sekali dan segera akan pergi
aku masih punya malaikat-malaikat
yang lebih dahsyat yang akan mengawal
tidurku
sepanjang hari.

III. aku akan berusaha tidur dan makan seperti
semula
malam yang runyam langit terpejam
bulan tersuruk-suruk di telapak kakimu
dan angin menggigil
pestamu selesai tiba-tiba

IV. mengapa aku tidak membujuk
malaikat-malaikatku
agar mengacau pestamu
hidup bukan sekejam tuhan : engkau tahu
aku tak pernah banyak bertingkah
inilah malamku
setelah pestamu usai
setelah cintamu lerai
hujan terus-terusan dan burung hantu berseru
kembali sepi termangu di palang pintu
dan aku tergugu
(pesta-pesta itu telah lama berlalu!).

Ambarawa, 1 Januari ’73

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: