SIANG INI BERSAMA DOHA

20/11/2012 at 12:22 (puisi)

matahari jelita tersembul dari kerah bajumu
seperti pernah dijanjikannya mula-mula
maka dengan jenaka dipulasnyalah wajah kita
menjadi cokelat tua
doha,
kau bersepatu, betapa tegap langkahmu
sedang sandalku yang tua
tersipu-sipu di atas debu
wah, panasnya siang ini
gerombolan bambu menjerit-jerit resah sekali
sedang daun nangka yang kuning
terberai di tanah

doha,
kita tak sehebat tokoh-tokoh mahabarata
kepala kita terlalu tipis di bawah surya
dan matamu memijar
bukan main pedasnya
kita memang badut-badut tua yang konyol
tersipu-sipu di atas panggung
dan matahari jelita
bagai lampu pentas yang tajam
menggores kening kita
dengan kerutan-kerutan yang dalam
ah, doha
mari kita berteduh
di gardu itu.

Limbangan, 21 Mei ’74

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: