NAPAS – NAPAS

23/01/2013 at 12:43 (puisi)

perahu-perahu yang ditambatkan
di pinggir rawa bernapas
orang-orang yang berparu-paru
di dalam baju bernapas
pancing-pancing yang ditempeli umpan
bernapas
ikan-ikan yang diintai pancing yang
bernapas
air yang ditumpangi perahu dan
dimasuki pancing dan dihuni oleh
ikan-ikan
juga bernapas
siput dan belut dan tumbuh-tumbuhan
yang merayap dan berbelit-belit
juga bernapas
tapi napasnya lain
napasnya berbeda-beda

1975
Pernah dimuat di Majalah Horison, April 1978

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: