K A B U T

11/06/2013 at 14:34 (puisi)

sebuah dunia yang pudar hadir pelan-pelan
tanpa rintihan; tanpa igauan
semua berjalan dengan sopan dan
tak mengejutkan
tahu-tahu semua telah menjadi putih
aku berjongkok di bawah rumpun bambu itu
dengan sebatang rokok yang hampir habis
kukepulkan asap yang penghabisan
berbaur dengan bintik-bintik kabut itu
menyebar dan mengurungku
bagai bayi yang lemah
aku menyerah.

Bogor, Januari’76
Pernah dimuat di Harian Suara Karya, 6/2-’76

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: