STANPLAT BOGOR

11/06/2013 at 14:41 (puisi)

suhu yang dingin menyergap mataku
dengan keras
aku turun dari dalam bis dan hanyut dalam
arus yang deras
suara yang bangsai dan ribut; calo-calo mencari
penumpang
beberapa orang pemuda datang, menengok
ke sana-ke mari
dan bergegas ke pangkalan bemo; adakah yang
mereka cari?
atau seseorang telah memaksa mereka itu
menggabungkan diri dengan keramaian ini?
bau asap knalpot, angin dari
pohon-pohon kenari
aku tak tahan terlalu lama memandangi seorang
cacat
lumpuh dan bobrok dipapah temannya
kenapa dua orang ini juga ikut menggabungkan
dirinya dengan
keributan ini?
langit bertambah senyap dan kutinggalkan
debu-debu
ringkik kuda dan jerit klakson yang serak
kutinggalkan mereka dalam pendar-pendar sang surya.

Bogor, Januari ’76
Pernah dimuat di Harian Suara Karya, 6/2-’76

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: