KARYA SAMPAH

12/06/2013 at 12:39 (artikel)

Baca puisi dan diskusi awal tahun 1990an, di Tegal, Jawa Tengah, Eko Tunas maju dan bilang: “Karya-karya Anda itu hanya sampah yang telah mengotori dunia sastra Indonesia. Mulai sekarang saya minta Anda segera berhenti menulis puisi, agar dunia sastra tak semakin tercemar!” Saya jawab: “Terimakasih. Yang disampaikan Eko Tunas itu benar, dan sudah saya rasakan sejak lama. Hanya selama ini saya tak pernah berani berhenti menulis. Saran Eko Tunas tadi telah menguatkan diri saya, hingga mulai detik ini saya berjanji tidak akan menulis puisi lagi. Terimakasih.” Eko Tunas marah besar, maju lagi memaki-maki, lalu pergi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: