SEPANCI BIJI KANA UNTUK MARIA

19/09/2016 at 17:30 (puisi)

kemarau telah datang
dan mengeringkan polong buah kana
di sebuah ladang
di lereng pegunungan Menoreh
kabupaten Kulonprogo
Yogyakarta

di ladang itu
dengan sebuah panci aluminium
yang bocor
penyok-penyok dan menghitam
bagian bawahnya
seorang nenek
memungut biji-biji kana itu
lalu membawanya pulang

di rumah
biji-biji kana itu
dilubanginya satu per satu dengan sepucuk kawat baja
yang runcing dan tajam
lalu dirangkailah biji-biji itu
dengan rantai kecil
dengan sebuah salib plastik
jadilah sebuah tasbih
sebuah Rosario

seminggu sekali
kadang dua minggu sekali
rosario itu disetornya
ke sebuah kios dekat gereja
dan nenek itu menerima
beberapa lembar uang ribuan
untuk membeli beras
membeli sabun
dan membayar uang sekolah
salah seorang cucunya

namun setiap kali ditanya
untuk apa biji-biji kana itu
diambil dan ditaruh
di panci-panci bocor
nenek itu akan menjawab
“biji-biji ini
untuk Dewi Mariah”

lalu diapun terus
memungut biji-biji itu
membawanya pulang
melubanginya
dan merangkainya
dengan harapan-harapan
mudah-mudahan
tahun depan cucunya naik kelas
mudah-mudahan harga beras
dan sabun tidak naik
mudah-mudahan
makin banyak anak-anak
yang tahu
bahwa Maria
telah melahirkan
dan membesarkan Jesus
dengan penuh kesederhanaan.

***

Kumpulan Sajak Pidato Akhir Tahun Seorang Germo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: