LINUS SURYADI AG; SEORANG PENYAIR KORBAN BUDAYA JAWA


Subject : dari acara mengenang linus suryadi ag

“Linus menjadi korban budaya Jawa”, kata F. Rahardi. Budaya Jawa sepertinya telah menjadi sesuatu yang buruk bagi F. Rahardi, terutama aspek “nrimo”, yang membuat manusia Jawa (juga Indonesia yang sudah terhegemoni budaya Jawa) menjadi demikian “pasrah” menerima berbagai bentuk penjajahan tanpa perlawanan yang berarti. Penyair yang terkenal dengan sajak-sajaknya yang kontroversial ini dengan tajam mengupas Linus Suryadi AG dengan menarik latar belakang jauh ke belakang sejarah-sejarah nenek moyang. Sangat menarik. Karya masterpiece Linus Suryadi Pengakuan Pariyem dilihat dari perspektif “gender” menurut berbagai kebudayaan yang mempengaruhi Linus: ajaran Katolik, Hindu, animisme, dinamisme, Jawa, Indonesia…

Dimoderatori Eka Budianta, dengan para pembicara: Korrie Layun Rampan, Titie Said, F. Rahardi dan Ahamdun Yosi Herfanda, berjalan dengan sangat segar, terutama ketika membahas puisi-novel (demikian Titi Said mengatakan) “pengakuan pariyem” yang terdapat nuansa “saru”.

Acara yang dimaksudkan untuk mengenang Linus “Pariyem” Suryadi AG diadakan oleh Komintas Sastra Indonesia bekerja sama dengan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, pada 11 September 1999 dari pukul 14.00-17.00, di ruang PDS HB. Jassin, Taman Ismail Marzuki.

Sebelum diskusi berlangsung diadakan pembacaan puisi karya-karya Linus Suryadi.

Banyak hal menarik yang diungkap dalam pertemuan ini, antara lain sisi-sisi kemanusiaan Linus Suryadi, pandangan hidupnya, serta proses kreatifnya . Tak kurang dari Danarto, AD. Donggo, Titis Basino serta peserta-peserta lain memberikan komentar (pertanya an) kepada para pembicara (yang merupakan sahabat-sahabat Linus) dengan sangat antusias.

Eka Budianta sebagai moderator, melihat begitu antusias dan banyaknya peserta acara ini mengharapkan agar acara seperti ini bisa dilanjutkan secara kontinyu, antara lain mungkin pada peringatan 100 hari Linus Suryadi AG.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: