JAKARTA HUJAN JAM 00.00


Dinginku dan dinginmu dan

menggigilnya angsana dan mahoni

sedangkan taman-taman menetes

dan mengalir kemana burungku

dan burungmu yang pagi-pagi berkicau

sekarang cuma bangku beton

rumput-rumput berkilau jarum

ribuan jarum runcing dan

emas di bawah lampu sangat tinggi

di atas sana apakah Tuhan

juga basah sebab kodok-kodok

dimanakah kodok harus berenang

dan bertelur sebab solar dan oli

plastik-plastik dan tutup botol banyak

juga kaleng-kaleng minuman semuanya

deras sampai kapan ngantuk menjadi tidur menjadi

mimpi dan hangat hingga nyamuk-nyamuk

datang hingga payung dan jas hujan

atau halte bis yang sempit tidak perlu

lagi cuma selimut atau teh hangat

boleh juga singkong dan tahu goreng tapi katamu

kau sangat rindu kuah bakso

jam taman menunjukkan 00.00

dan hujan masih.

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: