SELUSIN DARA LUMBA-LUMBA DI TELUK PERSIA

27/09/2016 at 12:16 (puisi)

Selusin dara lumba-lumba telanjang bulat
dan berenang-renang di perairan Teluk Persia
mereka masih sangat muda
sehat
mulus dan sexy

“Wahai lumba-lumba jantan perkasa
kawinilah kami, satu per satu
atau ramai-ramai juga boleh”.

Selusin dara lumba-lumba itu mendongakkan
moncongnya, menghirup udara
dan menyanyi bersama-sama

“Kami sudah cukup dewasa dan siap
untuk bunting dan melahirkan bayi lumba-lumba
agar dapat leluasa Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SEPANCI BIJI KANA UNTUK MARIA

19/09/2016 at 17:30 (puisi)

kemarau telah datang
dan mengeringkan polong buah kana
di sebuah ladang
di lereng pegunungan Menoreh
kabupaten Kulonprogo
Yogyakarta

di ladang itu
dengan sebuah panci aluminium
yang bocor
penyok-penyok dan menghitam
bagian bawahnya Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

UPACARA TUJUHBELASAN DI KANTOR KELURAHAN

08/09/2016 at 11:20 (puisi)

Selembar kain merah
dan selembar kain putih
yang dibeli di pasar Ciroyom Bandung
bisa saja dibuat daster
gorden, taplak meja atau kain pel

Tapi setelah Bu Lurah
menjahitnya menjadi satu
lalu seorang Hansip
mengikatnya pada sebatang bambu Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

HAITIKAH ITU

29/08/2016 at 16:12 (puisi)

haitikah negro itu
hingga harus selalu hitam
selalu menyeringai
memamerkan ngilu giginya
negrokah itu
yang gusinya selalu bengkak
ludahnya selalu darah

haitikah itu
atau ayam hingga
selalu disembelih
selalu dicabut bulu-bulunya
lalu diiris dagingnya lalu
dilumuri garam lalu Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

TIMOR TIMUR PART II

22/08/2016 at 15:27 (puisi)

Sejak Timor Timur Part I saya tulis
tahun 1987 dan terkumpul dalam buku
TUYUL (1990)

Timor Timur tidak selalu harus peluru
tidak selalu harus darah
head line koran
dan warta berita TIVI Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

SAMPANG – MADURA

15/08/2016 at 14:58 (puisi)

bunyi belalang bunyi jangkrik bunyi
ayam jago bunyi clurit menggores
kain sarung bunyi rumput bunyi
pasir ditampar angin bunyi bulan
yang sendirian bunyi debu

bunyi-bunyian yang sepi
menetes nira nipah menetes bumbung bambu
pelepah kelapa menetes gema adzan Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SEPOTONG BULAN DI LANGIT PALESTINA

08/08/2016 at 13:07 (puisi)

Sepotong bulan menempel di
langit Palestina masihkah itu
bulan yang beribu tahun silam
ditikam dan dicongkel lalu lepas
dan entah jatuh entah tidak
bulan itu benarkah yang dulu
dirindukan Musa dan dikejar-kejar
Daud dan Goliath
sepotong bulan itu
tidak bulat tidak kuning
tidak tipis tetapi masih mungkinkah
bulan itu menempel di atas Jerusalem Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PALESTINA II

01/08/2016 at 13:09 (puisi)

Di sekitar Sungai Yordan tak ada gajah
tapi leher orang Palestina
seperti dibelit belalai
dan diinjak-injak kaki gajah

Sejarah di timur tengah memang seberat gajah
dan anak-anak Palestina gepeng dihimpitnya

Di sekitar Yerusalem memang tak ada salju
tapi ibu-ibu yang menyusui bayinya
itu menggigil kedinginan Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SEEKOR SARAJEVO

25/07/2016 at 11:45 (puisi)

Seekor lapar seekor dingin
seekor gemetar dan sakit seekor
mimpi buruk dan luka-luka
seekor berdarah dia ingin sekali
makan dan haus ingin sekali
seteguk wiski atau susu hangat
tetapi salju di mana-mana
salju

Seekor sedih seekor takut
seekor tua dan terbungkuk-bungkuk
seekor bocah lucu umur 8 tahun Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

INDONESIAKAH KAU

19/07/2016 at 14:54 (puisi)

Indonesiakah kau baju-baju safari yang
terus lapar dan babi dan pasar-pasar swalayan
padahal rakyat yang kambing hanya
mengembik hanya daun-daun dan rumput
dan kemarau panjangnya tak pernah es
tak pernah AC sentral Indonesiakah
kau yang pidato-pidato tetapi
bebek tetapi beo dan paruhmu
berpeluru padahal rakyat yang cacing Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »